YULIYANI, IKA (2025) TAFSIR BUDAYA DALAM PRAKTIK AKUNTANSI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS MIKRO, KECIL DAN MENENGAH: KONTEKS ETNIS TIONGHOA DAN ETNIS MADURA DI SIDOARJO. Masters thesis, STIESIA SURABAYA.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (270kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (265kB) |
|
|
Text
PENDAHULUAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
FULL TEKS TESIS.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami tradisi pelaku UMKM dalam melakukan praktik akuntansi serta pemanfaatan informasi akuntansi tersebut dalam pengambilan keputusan bisnis. Pendekatan kualitatif-eksploratori diterapkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari para pelaku usaha. Informan penelitian ditentukan secara purposif, dan terpilih tiga orang pelaku usaha dari etnis Tionghoa dan tujuh orang etnis Madura yang menjalankan usaha di Sidoarjo, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) secara naluriah, pelaku usaha dari etnis Tionghoa dan Madura, keduanya sadar tentang urgensi akuntansi dalam pengelolaan dan pengambilan keputusan bisnis; (b) bagi etnis Tionghoa dan Madura, akuntansi merupakan praktik sosial, di mana praktik akuntansi dilakukan secara berbeda berdasarkan kemampuan yang dimiliki, dan menyesuaikan dengan jenis keputusan yang diambil; (c) berdasarkan konteks keterkaitan praktik akuntansi dengan praktik pengambilan keputusan bisnis, etnis Tionghoa memiliki budaya “timbang untung, hitung rasa”, sedangkan etnis Madura memiliki budaya “timbang rasa, hitung untung”. Kedua etnis pelaku usaha memertimbangkan keuntungan dan nilai sosial dengan prioritas yang berbeda. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan tafsir budaya “timbang untung, hitung rasa” dan “timbang rasa, hitung untung” sebagai dimensi kultural atas pola pikir ekonomi bisnis dari etnis yang berbeda. Implikasi penting dari penelitian ini adalah bahwa akuntansi merupakan praktik sosial (social practice) yang secara naluriah dilakukan oleh pelaku usaha sesuai kemampuan dan kebutuhan informasi internal. Akuntansi akan menjadi praktik institusional (institutional practice) mengikuti aturan, jika pelaku usaha memiliki kepentingan untuk menyampaikan informasi kepada pihak eksternal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | IKA YULIYANI 23.1.05.40.0697 |
| Uncontrolled Keywords: | Praktik akuntansi, keputusan bisnis, UMKM, etnis Tionghoa, etnis Madura, tafsir budaya |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Program Magister Sains Akuntansi |
| Depositing User: | Hangga Danutomo |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 02:20 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:20 |
| URI: | http://repository.stiesia.ac.id/id/eprint/7979 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

