WICAKSONO, WAHYU WIDHI (2023) NILAI SPIRITUAL DALAM KEPEMIMPINAN KARISMATIK Studi Kasus Emha Ainun Nadjib dan Jamaah Maiyah. Masters thesis, STIESIA SURABAYA.
|
Text
1. PENDAHULUAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (772kB) |
|
|
Text
Tesis Full Text.pdf Download (7MB) |
Abstract
Kepemimpinan memegang peran krusial dalam pengembangan human capital di dalam organisasi. Salah satu model kepemimpinan dalam organisasi adalah kepemimpinan karismatik. Emha Ainun Nadjib menunjukkan contoh kepemimpinan karismatik di dalam Jamaah Maiyah. Karisma menunjukkan sebuah anugerah dari Tuhan sehingga seseorang dikaruniai kelebihan tertentu untuk menjadi pemimpin. Emha Ainun Nadjib juga mengemukakan ilmu kepemimpinan berdasarkan QS Al Hasyr [59]: 22—23. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara dan data pendukung sekunder untuk mengeksplorasi kepemimpinan spiritual karismatik Emha Ainun Nadjib pada Jamaah Maiyah serta membedah ilmu kepemimpinan berdasarkan QS Al Hasyr [59]: 22—23 yang dikemukakan Emha Ainun Nadjib Emha Ainun Nadjib dianugerahi kemampuan alami untuk memimpin tetapi juga didukung oleh proses yang dijalani sejak anak-anak. Nilai spiritual Emha Ainun Nadjib mengacu pada nilai-nilai agama Islam serta keteladanan dari Nabi Muhammad saw. Emha Ainun Nadjib menunjukkan kesesuaian dengan beberapa ciri kepemimpinan karismatik, yaitu karisma dan daya tarik pribadi, visioner, kemampuan berbicara yang luar biasa, keberanian dan ketegasan, empati dan perhatian pada orang lain, keteladanan, dan inspiratif, serta kemampuan memosisikan diri sesuai kedudukan lawan bicara atau pengikutnya. Karakter kepemimpinan Emha Ainun Nadjib pada Jamaah Maiyah adalah dengan tidak menunjukkan otoritas sebagai pemimpin, melainkan melalui pemikiran, ketokohan, perilaku, dan karisma sehingga Jamaah Maiyah terinspirasi untuk meniru dan meneladani. Ilmu kepemimpinan Emha Ainun Nadjib berdasarkan QS Al Hasyr [59]: 22—23 menunjukkan bahwa pemimpin harus belajar terus menerus dan dilandasi oleh niat baik dan rasa kasih sayang pada anggota organisasinya. Penelitian ini menekankan pentingnya etika yang didasarkan pada nilai-nilai spiritual yang harus dimiliki seorang pemimpin, terutama pemimpin karismatik. Agama sebagai sumber spiritualitas utama harus menghasilkan kebermanfaatan sosial yang bermuara pada kepemimpinan yang efektif.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | WAHYU WIDHI WICAKSONO 20106320423 |
| Uncontrolled Keywords: | kepemimpinan, karisma, spiritual, Islam, Emha Ainun Nadjib |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Program Magister Manajemen |
| Depositing User: | Hangga Danutomo |
| Date Deposited: | 07 Nov 2025 02:58 |
| Last Modified: | 07 Nov 2025 02:58 |
| URI: | http://repository.stiesia.ac.id/id/eprint/7883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

