STRATEGI MANAJEMEN KERAJAAN VIETNAM DAN KONTRIBUSINYA PADA MANAJEMEN MODERN: PERSPEKTIF FOUCAULDIAN

IMANUEL, ANTONIO ANDREW (2022) STRATEGI MANAJEMEN KERAJAAN VIETNAM DAN KONTRIBUSINYA PADA MANAJEMEN MODERN: PERSPEKTIF FOUCAULDIAN. Doctoral thesis, STIESIA SURABAYA.

[img] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (92kB)
[img] Text
PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman bagaimana gambaran manajemen pada Kerajaan Vietnam, telaah aspek manajemen menggunakan perspektif Foucauldian, dan kontribusinya pada manajemen modern. Griffin Jr (1976) & Gaspardone (1950) melihat Vietnam sebagai embel-embel kecil bagi Kekaisaran Cina. Sedangkan Stephen O'Harrow berpendapat bahwa Binh Ngo Dai Cao dari Nguyen Trai (1428) memberikan kiasan, warisan berharga dengan kepentingan sejarah murni, yang mengungkapkan beberapa elemen menarik dari apa yang tampaknya membentuk pandangan orang Vietnam berpendidikan pada abad ke-15 tentang diri mereka sendiri. Vuving (2001) menambahkan bahwa kekhasan dari Selatan, wilayah dan adat istiadat, dari yang di Utara, yang berarti adalah Kekaisaran Selatan dan Kekaisaran Utara. Vuving (2001) menelusuri ke Nam Quoc Son Ha, yang menyebutkan, bahwa hubungan itu, secara implisit membagi antara Selatan dan Utara. Konflik antara Cina dan Vietnam dapat dilihat sebagai sebuah konflik yang berkepanjangan. Kerajaan-kerajaan di Vietnam membutuhkan sumber daya untuk membayar tentara, arsitek, dan petugas negara. Pemahaman dan pengimplementasian konsep dalam menata transaksi menjadi penting agar proses pengelolaan sumber daya dapat terorganisir dengan baik. Arkeologi pengetahuan Foucault digunakan dalam penelitian ini untuk menggali bukti-bukti sejarah Kerajaan Vietnam. Kuasa-Pengetahuan Foucault digunakan sebagai pisau analisis data sosiologi, politik, ekonomi dan spiritual, yang berupa artefak, prasasti, inskripsi, dan dokumen sejarah. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian ini. Peneliti melakukan telaah untuk mendapatkan pemahaman atas fokus penelitian. Peneliti memahami strategi manajemen pada Kerajaan Vietnam melalui pemahaman konteks dan budaya, yang didukung dengan adanya pusat-pusat budaya dan situs. Triangulasi Data dan Triangulasi Sumber dilakukan dalam penelitian ini. Peneliti melakukan konfirmasi alur cerita dan hasil telaah sejarah kepada salah satu tokoh sejarah terpenting, yaitu Nguyen Khac Thuan. Dari hasil penelitian ini, didapatkan simpulan bahwa: 1) Fungsi-fungsi manajemen sudah ada pada era Restorasi Dai Viet oleh Le Loi. Fungsi manajemen: planning, organizing, actuating dan controlling sudah diimplementasikan pada pengaturan militer. Keberadaan fungsi-fungsi manajemen pada masa itu memberikan sumbangsih pada pembentukan dan pada suatu proses panjang atas teori manajemen modern; 2) Manajemen sudah ada dan telah diterapkan pada era Trung Sisters (tahun 40) namun belum disistematisasikan dan dibakukan menjadi suatu teori manajemen. Bahwa belum ada nya teori manajemen yang sudah dibakukan tersebut bukan berarti fungsi manajemen belum ada pada waktu itu; Manajemen Kerajaan Vietnam telah mengalami perkembangan dari masa ke masa, menunjukkan bahwa telah diterapkan ilmu manajemen di suatu masa, yang kemudian dilanjutkan dan bahkan diperkuat di masa-masa berikutnya, sehingga strategi manajemen Kerajaan Vietnam mengalami suatu perjalanan panjang dari perkembangan ilmu manajemen. Manajemen modern yang ada tidak dapat dilepaskan dari proses panjang dari evolusi manajemen; 3) Kesulitan yang muncul di tiap-tiap masa telah membawa suatu inovasi dan perubahan dalam arah perkembangan ilmu manajemen. Sistem manajemen di Indonesia tidak mendadak ada dan tidak tanpa sebab. Suatu perjalanan panjang dan inovasi-inovasi dari masa ke masa. Di Indonesia, pengalaman sejarah sebagai dasar untuk pengembangan selanjutnya, telah dikemukakan oleh Presiden Soekarno pada Pidato Bung Karno saat HUT Indonesia 17 Agustus 1966 yang juga menyebutkan bahwa dasar-dasar kebangsaan dan dasar-dasar kenegaraan dengan jiwa baru sudah tertanam. Oleh karena itu, jangan sekali-kali menginggalkan sejarah. Penelitian ini telah menambah khasanah tentang sejarah manajemen, khususnya tentang manajemen Kerajaan Vietnam.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Manajemen, Arkeologi pengetahuan, Kuasa-Pengetahuan, Viet.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Pasca Sarjana > Program Doktor Ilmu Manajemen
Depositing User: Hangga Danutomo
Date Deposited: 23 Apr 2025 03:59
Last Modified: 23 Apr 2025 03:59
URI: http://repository.stiesia.ac.id/id/eprint/7529

Actions (login required)

View Item View Item