PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI SALAH SATU ALAT PENILAIAN KINERJA MANAJER (STUDI EMPIRIS PADA PT KAI DAOP 8 SURABAYA)

FAJRIN, NOVRIZA ALIFAH (2016) PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI SALAH SATU ALAT PENILAIAN KINERJA MANAJER (STUDI EMPIRIS PADA PT KAI DAOP 8 SURABAYA). Undergraduate thesis, STIESIA SURABAYA.

[img] Text
2. ABSTRAKSI.pdf

Download (112kB)
[img] Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (507kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (178kB)
[img] Text
10. FULL TEKS SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan akuntansi pertanggungjawaban secara efektif dan efisien sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai alat pengendalian biaya dan penelitian kinerja pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 8 Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa struktur organisasi perusahaan sudah menunjukkan dengan jelas wewenang dan tanggungjawabnya sesuai dengan jenjang organisasi. Kode rekening biaya belum menunjukkan kode pusat pertanggungjawaban dan kode biaya terkendali dan tidak terkendali. Penyusunan anggaran belum dibuat berdasarkan pusat pertanggungjawaban. Laporan pertanggungjawaban dilakukan dengan membandingkan anggaran dan realisasi. Pada tahun 2014 diketahui bahwa total anggaran biaya sebesar Rp123,982,421,633 sedangkan total realisasi biaya sebesar Rp107,843,419,465, sehingga terdapat selisih efisiensi sebesar Rp15,801,837,362. Karena perusahaan belum menerapkan system akuntansi pertanggungjawaban, maka manajemen kesulitan untuk mengetahui kinerja setiap manajer pusat pertanggungjawaban yang efisien dan tidak efisien.Untuk dapat menerapkan system akuntansi pertanggungjawaban struktur organisasi yang ada pada perusahaan dibuat kode pusat petanggungjawaban, kode rekening, biaya terkendali dan tidak terkendali. Penyusunan anggaran disusun dengan melibatkan seluruh manajer pusat pertanggungjawaban dan disusun secara Bottom Up. Dari hasil evaluasi kinerja yang dilakukan dengan membandingkan anggaran biaya terkendali dan tidak terkendali diketahui bahwa Manajer yang efisien yaitu Bag.Junior Manajer Inspector Sarana, Bag. Ass Manajer Perawatan Sarana, dan Bag. Ass Manajer Perawatan Lokomotif & KeretaRel Diesel. Sedangkan yang tidak efisien yaitu Bag.Manajer Sarana dan Bag.Ass Manajer Perawatan Kereta & Gerbong. Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan system akuntansi pertanggungjawaban, maka pimpinan perusahaan dapat melakukan evaluasi kinerja manajer pusat pertanggungjawaban yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan di masa yang akan datang

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: NOVRIZA ALIFAH FAJRIN (1210108005)
Uncontrolled Keywords: Akuntansi Pertanggungjawaban, Biaya Terkendali dan Biaya Tidak Terkendali, Penilaian Kinerja
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Strata Satu (S-1) > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Ronal Kamim
Date Deposited: 04 Dec 2020 06:07
Last Modified: 04 Dec 2020 06:07
URI: http://repository.stiesia.ac.id/id/eprint/3041

Actions (login required)

View Item View Item