KUSUMA, EMERALDA AYU (2021) TRANSFORMASI DIGITAL INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI ERA DISRUPSI: INTEGRASI MANAJEMEN STRATEGIS HUMAN CAPITAL DAN BUDAYA ORGANISASI PADA PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK. Doctoral thesis, STIESIA SURABAYA.
Full text not available from this repository.Abstract
Digitalisasi menjadi pendisrupsi utama hampir semua model bisnis dan operasi.
Industri yang tumbuh secara eksponensial, mendisrupsi hampir setiap industri di setiap
negara, dalam transformasi seluruh sistem produksi, manajemen, dan tata kelola
perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman integrasi
manajemen strategis human capital dan budaya organisasi yang adaptif dalam
transformasi digital industri telekomunikasi untuk tetap bertahan di era disrupsi,
dengan mengambil studi empirik di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. sebagai
BUMN yang tak lepas dari warna ekonomi politik. Metode penelitian menggunakan
pendekatan etnografi sebagai jenis penelitian kualitatif dielaborasi melalui observasi,
wawancara, dan data pendukung sekunder untuk menghasilkan penjelasan rinci,
mendalam dan komprehensif tentang transformasi digital.
Human capital menjadi kunci mengatasi kesenjangan perubahan bisnis.
Transformasi digital PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. mensyaratkan anggota
organisasi berpikir serius tentang bagaimana organisasi sukses bertransformasi.
Tantangan dihadapi dengan membangun human capital dengan digital skill-set serta
keterampilan yang tepat agar mampu bersaing. Budaya organisasi menjadi faktor
penentu dan sumber rujukan nilai untuk mengarahkan organisasi, sekaligus dituntut
kelenturannya untuk mudah beradaptasi di era disrupsi. Dengan dimensi Digital Fit
Strategic Human Capital dan Corporate Culture Adaptability to Digital Culture,
capaian transformasi digital dikelompokkan ke dalam matriks dengan tingkat kesiapan
Diginitary, Directive, Observatory dan Laggard.
Upaya Human Capital Management dalam transformasi digital: (1) menemukan
dan mempertahankan talenta; (2) meningkatkan engagement melalui employee
experience; (3) meningkatkan peran Human Capital sebagai Business Catalyst dan
Value Integrator; (4) mempercepat penerapan budaya dan transformasi digital; (5)
mempererat dan mengarahkan sumber daya untuk meningkatkan nilai-nilai. Ketika
budaya menjadi determinant factor, difusi budaya organisasi mensyaratkan budaya
dengan kemampuan adaptasi dan direction. Fungsi pengawasan dan pengelolaan
BUMN tidak cukup political appointee yang hanya mengelola political network dan
social capital, tetapi harus memiliki talent–integritas, akhlak, pengetahuan,
keterampilan, kemampuan manajerial dan teknis— Political talent appointee
diharapkan memiliki strong leadership untuk mengoptimalkan fungsi manajemen
strategis human capital dan budaya organisasi untuk mendukung keberadaan BUMN
sebagai surplus creator, strategic value, dan welfare creator. Perlu dilakukan kajian
terhadap manajemen strategis human capital di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
sampai lini regional/area manager untuk melihat umpan balik dan atau kesenjangan
implementasi program. Terbuka peluang mengembangkan studi pada aspek lain pada
industri berbeda untuk mendapatkan komparasi pada area penelitian yang sama.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | strategic human capital management, budaya organisasi, transformasi digital, industri telekomunikasi, era disrupsi |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Program Doktor Ilmu Manajemen |
| Depositing User: | Perpustakaan STIESIA |
| Date Deposited: | 04 Mar 2025 04:12 |
| Last Modified: | 09 Aug 2026 11:59 |
| URI: | http://repository.stiesia.ac.id/id/eprint/7439 |
